Polisi Sarolangun Tangkap Dua Pelaku Jambret Masih Berstatus pelajar | | PENA JAMBI

Polisi Sarolangun Tangkap Dua Pelaku Jambret Masih Berstatus pelajar

Sabtu, 28 September 2019 | 16:23 WIB

IMG_20190927_093831_crop_500x370

Kapolres Sarolangun, AKBP Deny Heryanto didampingi Waka Polres, Kompol Atrizal dan Kapolsekta, Iptu Imam Budiyanto pada konferensi pers, Jum’at (27/9), kemarin.


SAROLANGUN – Jajaran Tim Satuan Reskrim Polsekta Sarolangun Polres Sarolangun, Polda Jambi berhasil menangkap dua pelaku jambret, RB (14) dan BD (16) keduanya masih bersatus sebagai pelajar di salah satu MTS di Kecamatan Sarolangun.
Kapolres Sarolangun, AKBP Deny Heryanto didampingi Waka Polres, Kompol Atrizal dan Kapolsekta, Iptu Imam Budiyanto saat dimintai keterangan, Jum’at (27/9) kemarin, sekitar pukul 10.00 WIB.
Dia menyebutkan penangkapan yang dilakukan terhadap kedua pelaku berdsasarkan atas laporan polisi nomor : LP/B-55/IX/2019/JAMBI/RES SRL/SEK Sarolangun tanggal 25 September 2019.
“Tempat Kejadian Perkara (TKP) jambret di jalan lintas sumatera depan Toko Diki Shoes, Kelurahan Pasar Sarolangun. Adapun yang menjadi korban dalam kejadian tersebut, yakni Siti Habsah (47), Warga RT 6, Sungai Belati, Kecamatan Sarolangun,” kata Kapolres AKBP Deny Heryanto.
Lanjut Kapolres, kronologis kejadian aksi jambret itu bermula, pada Rabu (25/9/2019) sekitar pukul 10.45 WIB saat korban ke pasar berbelanja menggunakan sepeda motor, lantas di perjalanan tepatnya di jalan lintas sumatera depan toko Diki Shoes.
Lanjut, tiba-tiba dari belakang muncul satu unit sepeda motor Honda Beat berwarna putih dengan les biru tanpa Nopol langsung memepet sepeda motor yang dikenadari korban.
Saat pelaku beraksi korban sempat terkejut, sehingga motor yang dikendarai korban hilang kendali dan hampir jatuh, korban pun langsung mengerem laju motornya.
Kemudian, pelaku yang duduk dibagian belakang mengambil sebuah dompet korban yang berisikan dua unit HP merek Nokia dan Oppo dan beserta uang di bagian depan box sebelah kiri.
“Setelah beraksi kedua pelaku melarikan diri, korban pun saat itu tidak hilang akal, secara spontan ia berteriak minta tolong dengan kata ‘Jambret ….’, sehingga warga yang ada disekitar TKP mengejar kedua pelaku dari arah  jalan lintas menuju Bangko,” tuturnya.
Dijelaskan Kapolres, pasca Tim Satuan Reskrim Polsekta Sarolangun menerima laporan bersumber dari warga, lalu bergerak cepat bersama warga melakukan pencarian dan penyisiran serta pengejaran terhadap kedua pelaku.
“Kedua pelaku ditangkap di jalan lintas sumatera di samping taman makam pahlawan, Desa Sungai Abang, Kecamatan Sarolangun, akhirnya laju kendaraan pelaku dihentikan,” ungkap Kapolres.
Saat diintrogasi di TKP, kata Kapolres, kedua pelaku pun mengakui atas perbuatannya, sehingga kedua pelaku digondol ke Mapolsek Sarolangun guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut dan menyita barang bukti.
“Kedua pelaku dijerat pasal 365 ayat (2) ke-1 dan ke-2 KUHP tentang pencurian dan kekerasan, maksimal ancaman hukuman penjara selama 20,” ujarnya.
Namun meskipun demikian, dalam proses penyidikan terhadap kedua pelaku didampingi oleh pihak Bapas dan kedua orang tua, karena mereka masih dibawah umur. Sedangkan masa penahanan pelaku selama 7 hari dengan perpanjangan penahanan selama 8 hari.
“Maksimal selama 15 hari berkas penyidikan kedua pelaku rampung dan dilimpahkan ke JPU,” tandasnya.
(Nil)
Posted in

Leave a Reply

Baca Juga