Kabut Asap, Dinkes dan PKK Sarolangun Suplai 22 Ribu Masker Hingga Ke Sekolah | | PENA JAMBI

Kabut Asap, Dinkes dan PKK Sarolangun Suplai 22 Ribu Masker Hingga Ke Sekolah

Senin, 09 September 2019 | 11:30 WIB

pena48

Tampak Peltu Dinkes dan jajaran bersama pihak PKK tengah membagikan Masker. (PJ/Nil).


SAROLANGUN – Kabut asap yang mulai tampak pekat menyelimuti wilayah Kabupaten Sarolangun dan sekitarnya. Kondisi tersebut membuat pihak Dinas Kesehatan Sarolangun bersama pihak Tim Penggerak PKK setempat mengambil langkah antisipasi penyakit yang ditimbulkan dari asap tersebut dengan membagikan masker.
Pantauan dilapangan, Senin (09/09/2019), pembagian masker tersebut di jalan lintas sumatera pasar atas Sarolangun depan Bank BPD, serta ke sekolah SD N 1 dan SD N 3 Kota Sarolangun, yang dipimpin langsung oleh Peltu Dinkes Bambang Hermanto bersama jajaran serta pihak PKK yang diwakili oleh Nora Arif Ampera, Sekta Desi Maya dan Rosnidar Adnan.
Bambang kepada awak media penajambi.com mengatakan bahwa, pembagian masker tersebut memang sudah diprogramkan sebagai langkah antisipasi dampak tidak baik dari kabut asap. Namun pembagiannya baru bisa dilaksanakan hari ini mengingat kabut asap sudah mulai pekat.
“Hari ini kita bagikan sekitar 22 ribu, di jalan dan di sekolah SD 1, SD 2 dan SD 3, kita juga turun didampingi langsung oleh pihak PKK yang ikut andil berpartisipasi,” kata Bambang.
Tidak sampai disini saja, namun pembagian ini akan terus dilanjutkan jika kabut asap masih tebal dan bertambah, mengingat stok masker yang sudah disiapkan oleh pihaknya sekitar kurang lebih 100 ribu masker.
“Kami juga bergerak melalui puskesmas terdekat untuk ke kampung-kampung melakukan sosialisasi dan himbauan agar masyarakat waspada terhadap kabut asap dan debu serta membagikan masker,” tuturnya lagi.
Dia juga menghimbau agar masyarakat, tetap waspada dengan cuaca ekstrim, debu dan kabut asap, dengan menjaga pola hidup sehat mengurangi aktivitas diluar rumah, gunakan helm dan masker, jaga pola makan dan minum air yang sudah dimasak dan olah raga.
“Sampai hari ini juga, belum ada laporan harian dari masing-masing puskes tentang meningkatnya penyakit Ispa artinya masih normal. Dan kalau untuk kadar udara sudah dicek sama pihak LH minggu kemarin juga masih normal. Namun kami himbau masyarakat tetap waspada,” pungkasnya.
(Nil)
Posted in

Leave a Reply

Baca Juga