Asap Pekat, Seorang Warga Mekar Sari Kumpeh Meninggal Karena Sesak Napas | | PENA JAMBI

Asap Pekat, Seorang Warga Mekar Sari Kumpeh Meninggal Karena Sesak Napas

Minggu, 22 September 2019 | 02:36 WIB

langit-merah_crop_500x370

Penampakan kabut asap pekat dan langit memerah disekitar Kumpeh Muaro Jambi.


MUARO JAMBI – Desa Mekar Sari, Kecamatan Kumpeh Kabupaten Muaro Jambi memerah layaknya dikepung api. Suasana siang hari pun layaknya seperti malam hari. Bahkan, saat keluar rumah pun warga harus memakai senter.
“Parah nian. Siang lah macam malam bae, padahal hari baru jam 1 siang. Kalu kini merah seperti dikelilingi api. Kalau keluar rumah kami pakai senter,” kata Kudus seorang warga Desa Mekar Sari, Sabtu (21/9/2019). Dilangsir media partner Jambiseru.com.
Dikatakan Kudus, kondisi seperti ini baru pertama kali terjadi. Abu beterbangan, gelap dan Jarak pandang berkurang. Ia pun tak tahu apakah ini fenomena alam atau karena kebakaran hutan yang terjadi.
 
Baca juga : Karhutla Merubah Warna Langit Siang Hari Di Desa Pulau Mentaro Muaro Jambi Merah
 
“Ayam dan burung pun dakdo yang beterbangan. Kalau di dalam rumah kami hidupkan lampu semua karena gelap,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kudus menerangkan bahwa, hari ini, Sabtu (21/9/2019) salah satu warga di desa itu ada yang meninggal dunia sekitar pukul 09.00 wib, akibat penyakit sesak nafas. Kata dia, dikarenakan gelapnya pada siang hari, warga terpaksa menggunakan penerangan dari genset saat menguburkan jenazah itu.
“Namonyo Hanifah, umur sekitar 50 tahun, Warga RT 6 Desa Mekar Sari. Sakitnya tu kian parah seminggu belakangan ini karena kabut asap, hingga akhirnyo meninggal. Saat prosesi pemakaman kami pakai genset karena memang gelap dan suasananya seperti malam hari,” tandasnya.
(Nil/MP)
Posted in

Leave a Reply

Baca Juga