PMII Jambi Nilai Gubernur Kurang Serius Sikapi Soal Kabut Asap

19 Agustus 2019

Jambi, Penajambi.com – Organisasi PMII PKC Jambi meminta Gubernur Jambi Fahcrori Umar serius dalam menanggapi kabut asap di Kota Jambi.
Sebab, kabut asap di kota Jambi mulai semakin pekat dan merah, Minggu (18/08/2019).
Hal ini disebabkan kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi Jambi, menyebabkan wilayah di kota jambi hanya memiliki jarak pandang 500 meter saja.
Tak hanya kabut asap, warga juga mulai resah dengan hujan abu yang menyertai asap di Kota Jambi.
Ketua PKC PMII Provinsi Jambi Hengki Tornado, mengatakan dengan tegas agar Gubernur Jambi mengambil langkah cepat dalam menangani persoalan kabut asap yang kian meresahkan masyarakat tersebut.
Ia meminta agar segera ditangani dengan baik, sehingga tidak terkesan diam dan membiarkan kondisi tersebut.
“Tentu Gubernur harus serius menyikapi ini, saya pikir kalau memang tidak sanggup mengatasi kabut asap percuma jadi gubernur,” katanya.
Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jambi, bahwa kondisi pada hari minggu, Kota Jambi tengah diselimuti asap. Jarak pandang di Kota Jambi itu bahkan pada pagi hari mencapai 1,2 Km dengan tingkat kabut asap ini juga dapat berubah-ubah setiap jamnya.
“Untuk kondisi jarak pandang tadinya pada pukul 09.30 WIB itu mencapai 1,2 Km atau 1.400 sekarang pada pukul 12.30 ini naik menjadi 2,9 Km atau 2.900 meter pada saat ini,” kata Kepala BMKG Jambi, Addi Setiadi saat dihubungi terpisah.
Sementara dari pantauan sensor modis (Satelit Terra & Aqua) dan Suomi NPP dengan tingkat kepercayaan diatas 50 persen pertanggal hari 18 Agustus 2019 ada 6 titik hotspot di Provinsi Jambi.
(Hen)

Komentar

Please enter your name.
Please enter a message.

Baca Juga