Terduga Pelaku Pembakar Lahan Di Mandiangin Diamankan | | PENA JAMBI

Terduga Pelaku Pembakar Lahan Di Mandiangin Diamankan

Minggu, 22 September 2019 | 17:59 WIB

pena107

Terduga pelaku saat diamankan Polres Sarolangun untuk dilakukan pemeriksaan.


SAROLANGUN – Tim satgas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan jajaran Polsek Mandiangin mengamankan satu orang pelaku yang diduga melakukan pembakaran lahan, Sabtu (21/9/2019) kemarin, dilahan milik saudara ZN, tepatnya di Desa Gurun Mudo Kecamatan Mandiangin.
Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana, S.IK, M.AP melalui Kapolsek Mandiangin IPTU Adi Prayitno, Minggu (22/9/2019) menuturkan kronologi kejadian awalnya pada sabtu kemarin, saat itu pelapor berangkat dari posko karhutla di Taman Dewa menuju ke Desa Gurun Mudo bersama tim patroli terpadu Satgas Karhutla untuk mensosialisasikan tentang bahaya pembakaran lahan kepada masyarakat.
Namun sesampainya di Desa Gurun Mudo Kecamatan Mandiangin, saat itu pelapor dan tim patroli terpadu karhutla bertemu dengan perangkat desa yakni Sekdes Desa Gurun Mudo, sekira kurang lebih 1 (satu) jam melaksanakan sosialisasi.
Lalu pelapor dan tim patroli terpadu karhutla melanjutkan patroli ke daerah lahan yang mudah terbakar, tidak lama perjalanan dari kejauhan lalu pelapor dan tim melihat kepulan asap dari kejauhan lalu tim terpadu karhutla menuju ke titik kepulan asap tersebut.
Sesampainya di lokasi Asap, pelapor dan tim karhutla terpadu melihat seorang laki-laki yang sedang memadamkan api yang menyala dengan menggunakan wadah air, setelah itu pelapor dan tim karhutla membawa dan menginterogasi laki-laki tersebut, dipondok milik laki-laki itu setelah dilakukan interogasi laki-laki tersebut mengaku bernama MM (59) dan mengakui bahwasanya ialah yang telah membakar tebasan semak belukar.
Setelah melakukan interogasi lalu pelapor melaporkan kepada pimpinan yakni Kapolsek Mandiangin, dan dari arahan pimpinan bahwasanya akan ada anggota lainnya yang akan mengamankan laki-laki yang diduga membakar lahan tersebut.
Setelah itu pelapor dan tim karhutla melanjutkan patroli dan sosialisasi ke tempat lain, sepulangnya pelapor dari patroli karhutla pelapor melihat MM sudah diamankan di Polsek Mandiangin untuk tindak lanjuti.
“Setiap pelaku usaha dilarang membuka dan mengolah lahan dengan cara dibakar atau barang siapa dengan sengaja menimbulkan kebakaran yang dimaksud dalam rumusan Pasal 108 UU RI Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan atau Pasal 187 KUHPidana,” kata Kapolsek, Minggu (22/9/2019).
Kapolsek juga menjelaskan bahwa penangkapan diduga pelaku bermula pada sekitar pukul 13.30 wib, datang saudara  BN Anggota TNI ke polsek mandiangin dan menginformasikan bahwa BN mendapat via telpon dari sdr NT Anggota TNI bahwa ada pelaku pembakaran di hutan di desa gurun mudo.
Kemudian sertu BN meminta back-up kepada personil Polsek Mandiangin, kemudian anggota polsek mandiangin mendapat perintah dari kapolsek mandiangin via telpon merintahkan untuk memback-up BN.
Mengamankan pelaku yang kemudian BN bersama anggota menuju ke Desa Gurun Mudo yang mana disana telah menunggu Anggota TNI lainnya kemudian menuju ke lahan dan selanjutnya mengamankan pelaku beserta Barang Bukti.
“Luas lahan yang dibakar kurang lebih luas lahan 2 (dua) Hektar, pemilik lahan an. ZEN yang bertempat tinggal di Desa Gurun Mudo. Sementara barang bukti yang kita amankan berupa 1 (satu) buah korek gas (Mancis), 2 (dua) bilah senjata tajam jenis parang dan 1 (satu) buah cangkul,” katanya.
(Arw)
Posted in

Leave a Reply

Baca Juga