Kajari Sarolangun: Masyarakat Harus Mendukung Investasi Semen Baturaja, Alasanya Begini

Kajari Sarolangun Ikhwanul Hakim, saat diwawancarai di ruang kerjanya belum lama ini.

Sarolangun, Penajambi.com – Kepala Kejaksaan Negeri Sarolangun Ikhwan Nul Hakim, SH mengharapkan agar seluruh lapisan masyarakat sarolangun mendukung rencana investasi yang akan dilakukan pabrik Semen Baturaja, dalam mendirikan pabrik semen di Kabupaten Sarolangun, yang berlokasi di Wilayah Bukit Bulan Kecamatan Limun.
“Sarolangun ini adalah Kabupaten yang memiliki SDA yang sangat luar biasa, dan perlu dukungan seluruh masyarakat, Insa Allah tahun depan telah dimulai pelaksanaan, hari ini mulai pembahasannya, adanya rencana PT Semen Baturaja mengembangkan usahanya di Sarolangun,” kata Kajari Ikhwanul Hakim belum lama ini, kepada para awak media penajambi.
Kata Ikhwan, bahwa memang masyarakat harus benar-benar membuka diri dengan menerima investasi tersebut dari segi dampaknya akan langsung bisa dirasakan masyarakat jika memang pabrik semen tersebut dapat terealisasi.
Misalnya dampak secara ekonomi. Masyarakat akan bisa mengembangkan sektor industri, penyerapan tenaga kerja, warung kopi, kewirausahaan, kos-kosan hingga koperasi.
“Saya punya harapan besar terhadap masyarakat sarolangun benar-benar terbuka menerima investasi ini karena dampak ekonomi yang ditimbulkan suatu industri, diantara penyerapan tenaga kerja tentu sangat besar,” katanya.
“Kedua efek ekonomi, misal kalau karyawan 3.000 orang, buka cukur rambut saja, tidak mungkin dalam satu bulan mereka tidak cukur, kemudian warung kopi, rumah kos. Hasil produksi, kita dirikan koperasi yang berkaitan dengan itu untuk pengangkutannya. Jadi banyak sekali dampak ekonominya,” kata dia menjelaskan.
Ia berharap pembangunan pabrik semen Baturaja di Sarolangun ini tidak terjadi seperti pembangunan gardu induk Sarolangun yang mangkrak sampai 11 tahun, yang hanya berkutat dalam persoalan soal ganti rugi lahan masyarakat.
“Saya berharap jangan seperti PLN yang diwaktu mau bikin tower mangkrak selama 8 tahun dan gardu induk Sarolangun yang mangkrak 11 tahun, alhamdulillah sudah jalan, itu juga berkat dukungan penuh pak bupati,” katanya.
“Saya datangi masyarakat yang tidak mau ganti rugi. Akhirnya menerima ganti rugi dan alhamdulillah kita merasakan sekarang pemadaman bergilir tidak ada lagi, kemudian arus rendah tidak ada lagi, itu baru 1/3 yang berfungsi, nanti kalau interkoneksinya sudah pas baru 100 persen berfungsi,” kata dia menceritakan perjuangannya dalam mewujudkan Gardu Induk Sarolangun bisa beroperasi yang diresmikan langsung Menteri ESDM Igansius Jonan beberapa bulan lalu.
Kemudian ia juga menjelaskan investasi pabrik semen baturaja ini akan sangat lama, karena direncanakan juga akan membangun pabrik semen Sarolangun 1 dan pabrik semen Sarolangun 2.
“Karena kandungan batu kapur sangat luar biasa di Sarolangun ini. Dan perlu diketahui batu kapur ini hanya bisa diolah di daerah setempat, karena tidak ada gunanya batu kapur kalau tidak diolah,” katanya.
Reporter : Husnil Aqili
Editor : Amarullah Koto

Leave a Reply

Next Post

Kemenag Akan Kirim Siswa Madrasah Ikut KSM Tingkat Provinsi Jambi

Ming Jul 28 , 2019
Kasi Madrasah, Kemenag Sarolangun Raja Kurnain saat diwawancarai. Sarolangun, Penajambi.com – Setelah kegiatan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Kabupaten Sarolangun selesai dilaksanakan pada 20 Juli yang lalu, di MAN 1 Sarolangun, maka siswa madrasah yang berhasil meraih prestasi akan menjadi utusan Kabupaten Sarolangun mewakili lomba KSM tersebut ke tingkat Provinsi […]