Pacu Perahu Sarolangun Dibuka Dengan Tembakan Pistol, CE: Atlet Kita Sudah Internasional

Tampak Bupati Cek Endra didampingi wabup Hillal, Sekda Kapolres, Dandim Sarko, dan Kajari saat melepaskan tembakan pertanda perlombaan dimulai, ( Penajambi.com /Fikri).

Sarolangun, Penajambi.com – Pacu Perahu atau Festival Beatrix yang merupakan tradisi budaya turun temurun di Kabupaten Sarolangun terus dilakukan.
Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu icon menarik yang diselenggarakan oleh pemerintah setempat bergandengan dengan masyarakat pada moment lebaran dan hari besar lainnya.
Tepat pada hari ini tanggal (12/06) di sungai tembesi depan rumah dinas bupati, lomba pacu perahu itu resmi dibuka kembali yang diikuti oleh puluhan tim lokal dari setiap kecamatan dalam wilayah Sarolangun.
Tampak Bupati Cek Endra membuka langsung acara tersebut dengan menaiki Bot sambil menembakkan pistol keatas pertanda dimulainya perlombaan.
Hadir juga yang mendampingi, Wakil Bupati Hillalatil Badri, Sekda Tabroni Rozali, Kapolres Akbp Dadan Wira Laksana, Dandim Sarko Letkol Kav Rohyat Happy Arianto, Kajari Ikhwanul Hakim, Kadisbudparpora dan puluhan tokoh masyarakat.
Bupati Cek Endra sambutannya, mengucapkan terimakasih kepada panitia dan masyarakat atas terselenggaranya acara tersebut, sebab sebuah kebanggaan tradisi turun temurun yang terus terjaga dengan baik.
“Terimaksih atas partisipasinya, kita harus berbangga hati dengan tradisi kita yang terus terjaga dengan baik, ini adalah titah dan amanah nenek moyang kita, semoga generasi kita kedepan bisa terus menjaga ini,” kata Cek Endra lantang.
Tidak hanya itu, kegiatan seperti ini juga disamping hiburan bagi masyarakat juga mampu menyedot pengunjung hingga puluhan ribu sehingga tumbuh ekonomi masyarakat serta melahirkan bibit atlet dayung handal.
“Terimakasih juga kepada para atlet dayung kita, yang sudah mampu mengangkat nama baik daerah kita melalui prestasi nasional bahkan internasional, lomba ini juga ada piala bergilir gubernur cup dan bupati cup, tetap tingkatkan prestasi jaga sportifitas jadikan ini sebagai ajang untuk memperkuat silaturrahmi kita,” tandasnya.
Dia juga meminta agar Disparpora segera menganggarkan kebutuhan pembinaan atlet dan sarana prasarana lainnya untuk menunjang prestasi atlet dayung.
Sementara itu Kadisbudparpora Sarolangun, M. Idrus mengatakan meskipun terbatasnya anggaran tidak menyurutkan semangat panitia dalam mensukseskan acara tersebut.
“Kedepan ini persoalan akan kami upayakan untuk digenjot, saya pikir tidak ada acara yang bisa sukses tanpa anggaran dan ini juga dibantu oleh pribadi pak bupati, wakil bupati dan pihak swasta sponsor yang tidak mengikat, terimaksih atas partisipasi dan bantuannya,” kata Idrus.
Selain itu, melalui kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan atlet muda cabang dayung sehingga ada regenerasi kedepannya, “anggaran pembinaan juga akan terus kami prioritaskan,” pungkas Idrus.
Untuk diketahui, bahwa Tim Dayung Sarolangun sudah tiga kali ikut pada kancah internasional, pernah meraih juara Dragon Boad Race dengan mengalahkan tim dari Police De Raja malaysia di Riau Tanjung Pinang tahun 2015 lalu dan mengalahkan tim dari myanmar di sumbar tahun 2013 hingga 2014.
Penulis : Fikri
Editor : Amarullah Koto

Leave a Reply

Next Post

Bupati Haris Lantik 12 Pejabat Eselon III

Kam Jun 13 , 2019
Prosesi Bupati Al Haris saat melantik pejabat, Rabu (12/6), di ruang pola kantor bupati. Merangin, Penajambi.com – Bupati Merangin H Al Haris, Rabu (12/6), melantik 12 orang pejabat eselon III di lingkup Pemkab Merangin. Acara pelantikan yang berlangsung di Aula Utama Kantor Bupati Merangin itu dihadiri para pejabat di jajaran […]