Gelap Gulita, Tepian Cik Minah Kerap Dijadikan Tempat Miras

Panampakan tepian Cik Minah yang gelap gulita, (Penajambi.com).

PENA SAROLANGUN – Tepian Cik Minah yang berada di dekat rumah dinas bupati Sarolangun tepatnya di Dusun Pelayang Kelurahan Sarkam Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun memiliki nilai estetika yang luar biasa. Namun sayangnya kini tempat itu saat malam hari dijadikan kaulamuda sebagai tempat mabuk-mabukan dan perbuatan yang tidak terpuji lainnya.
Hal itu dikarenakan lokasi tersebut tidak memiliki lampu penerangan sehingga membuat leluasa para remaja melakukan perbuatan tidak terpuji. Selain itu kondisi tersebut tentunya juga membuat para pengunjung yang berniat ingin menikmati suasana malam nan alami merasa tidak nyaman.
Khairul salah seorang pengunjung saat ditemui di tepian Cik Minah kala itu mengaku, sangat menyayangkan aset dan icon daerah tidak terjaga dengan baik.
“Iyo kemarin kami sempat usir anak mudo yang datang nongkrong sekitar duo motorlah sambil duduk bawak minuman pulo itu yang kami marah,” kata Khairul.
Dia berharap agar pemerintah membuat pos jaga di pintu masuk tepian cik minah, agar pengunjung tidak semena-mena membuat tempat tersebut, “kalau bisa ada pos jago, sayanglah kalau dak dirawat inikan punyo daerah kito, dulu pernah kursi besi dibuang orang ke sungai kenapo iyo gara-gara dak dijago,” harapnya.
Muhammad Aulia Kabid Pertanahan dan Penghijaun Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Sarolangun akan perbaiki fasilitas taman tersebut dan berbenah untuk membuat kota sarolangun menjadi lebih indah.
“Lampunya sudah ada, cuma banyak yang rusak, kedepannya kita sudah mengusahakan sesuai dengan anggaran yang ada, kita akan benahi kekurangan-kekurangan seperti lampu, untuk yang rusak kita akan perbaiki atau kita tambah unitnya,” kata Aulia di ruang kerjanya, Selasa (15/01).
Lanjutnya, terlepas dari itu dia berharap jika nanti diadakan perbaikan taman tersebut, mari sama-sama dijaga, mengingat sering terjadi perusakan dan diambil aset-aset yang terdapat di taman tersebut.
“Kito jugo mintak bukan hanya pemerintah, tapi jugo ado peran masyarakat sekitar untuk menjago taman tersebut, peran masyarakat sangat kami butuhkan karno kami pemerintah tentu terbatas,” tandasnya.
Penulis : Fikri
Editor    : Amarullah Koto

Leave a Reply

Next Post

Ruko 10 Pintu, Pinggir Sungai Batang Masumai Ambruk

Rab Jan 16 , 2019
Kondisi ruko yang ambruk, (Penajambi.com). PENA MERANGIN – Ruko 10 pintu yang terbilang baru dibangun beberapa tahun lalu, di pinggir Sungai Batang Masumai, tepatnya di Jl.Mahakam Bukit Tiung Bangko, Kabupaten Merangin-Jambi ambruk, Rabu (16/01) sekitar pukul 06:30 wib. Randy salah seorang penyewa Ruko mengatakan ada 4 pintu dari 10 Ruko […]