Ustadz Yang Mengajar Warga SAD Air Hitam Kabur

20 Agu 2019

Arsip: Redaksi Penajambi.com

Sarolangun, Penajambi.com – Dua orang ustadz yang terdapat di wilayah pemukiman madani Suku Anak Dalam (SAD) di Kecamatan Air Hitam melarikan diri.
Hal itu diakui Wakil Bupati Sarolangun, Hillalatil Badri, Senin (19/08/2019) kemarin, bahwa belum lama ini, ustadz yang berada di kawasan madani Suku Anak Dalam Kecamatan Air Hitam melarikan diri.
Menurutnya, kaburnya ustaz yang mengajar agama itu memang karena ia tidak sabar dengan tingkah laku warga rimba itu.
“Karena dari awal saya katakan, membina SAD sangat memerlukan kesabaran. Karena perilaku mereka berbeda dengan perilaku masyarakat pada umumnya. Dari itu mereka kurang memiliki kesabaran dan budaya sangat beda jauh dengan kita dari sisi kehidupan,” katanya.
Lanjutnya, jika dilihat dari sisi kesejahteraan gurunya memang sudah memadai. Perlengkapan fasilitas dari sisi bahan pangan, tempat dan listrik sudah cukup.
“Cukup, cuma kita kurang kontrol, kedepan kita lebih perketat lagi di dinas sosial dan pendidikan dan lebih memperhatikan lagi, sehingga kekurangan mereka bisa terkoordinir,” katanya.
Kata wabup, dengan kaburnya ustadz dari lingkungan SAD ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan pimpinan pondok pesantren yang sebelumnya mengirimkan ustadz itu.
“Mereka (pondok pesantren) akan mengirimkan ustadz yang baru,” katanya
Sebagaimana program awal Pemkab Sarolangun, untuk pendidikan bahwa warga SAD berhak mendapatkan pendidikan yang layak, baik dari sisi formal dan agama.
“Kedepan kami wanti-wanti untuk ustadz yang baru agar bisa sabar mengahdapi orang rimba,” katanya.
(ARW)

Komentar

Please enter your name.
Please enter a message.

Baca Juga