Ribuan Honorer Di Sarolangun Terancam, Waldi Bakri: Rekrutmen PPPK Belum Pasti

Waldi Bakri Kaban BKPSDM saat diwawancarai, (Penajambi.com).

PENA SAROLANGUN – Rencana pemerintah pusat dalam melakukan pembukaan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Yang akan bulan Februari mendatang belum menemui titik terang.
Hal itu dikatakan oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Sarolangun, Waldi Bakri saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jum’at (25/01) kemarin, mengatakan bahwa perekrutan PPPK, sesuai arahan Menpan dan pemerintah pusat akan merekrut pada Februari mendatang.
Namun, ia mengaku bahwa pada saat rapat mengenai itu di Batam dua hari yang lalu menuai kritikan dari banyak Daerah, bahkan tidak memenuhi kuorum dan belum ada kesepakatan.
“Waktu rapat kemarin belum ada kejelasan bahkan hampir mayoritas daerah menolak, kalau kita masih menunggu arahan selanjutnya,” sebut Waldi.
Waldi menjelaskan, dalam aturan untuk melaksanakan PPPK dengan gaji yang sama dengan PNS masih dibicarakan. Sementara untuk merekrutnya dengan anggaran saat ini, masing-masing daerah belum ada, kemudian proses perekrutan diserahkan ke pemerintah daerah.
Kemudian, ada sanksi terhadap daerah yang apabila setelah melakukan perekrutan PPPK, tapi masih melakukan pembayaran atau penerimaan honorer.
“Ini yang menjadi perdebatan, ini kan dilema bagi masing-masing daerah, apalagi Sarolangun menjadi masalah besar. Ada 4 ribuan honorer, khusus medis dan guru,” katanya menerangkan.
Jika melihat persyararatan untuk proses PPPK kata dia, sesuai peraturan Menpan, dan merujuk Undang-undang Kementrian, seperti guru, memang mereka harus lulusan Strata 1 (S1). Sedangkan pegawai kontrak Sarolangun sebut Waldi, lulusan SMA khususnya guru itu yang membuat dirinya kasihan.
“Berarti dia tidak memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi karena belum S1, ini yang kita kasihan,” katanya.
Tidak menutup kemungkinan, kalau melihat kondisi tersebut, ribuan pegawai kontrak Sarolangun akan terancam.
“Apabila bupati melakukan itu, akan kena sanksi dalam bentuk administrasi,” tandasnya
Penulis : Husnil Aqili
Editor    : Amarullah Koto

Leave a Reply

Next Post

Relawan Demokrasi Sarolangun Akan Sasar 10 Basis Inti

Ming Jan 27 , 2019
Pemasangan atribut identitas relawan demokrasi oleh ketua KPU. M.Fakhri,(penajambi.com). PENA SAROLANGUN – Setelah melewati tahapan rekutmen, Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sarolangun menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada Relawan Demokrasi, di ruang aula Kantor Bappeda Kabupaten Sarolangun, Sabtu (26/01). Tampak Hadir dalam kegiatan tersebut, ketua KPU Sarolangun Muhammad Fakhri, Komisioner […]