BKPSDM Gelar Diklat Khusus PPTK

Tampak proses acara diklat khusus PPTK di ruang Diklat Sarolangun.

Sarolangun, Penajambi.com – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) teknis pertanggungjawaban Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Senin (22/07/2019), di gedung Diklat BKPSDM Sarolangun, Desa Bernai, Kecamatan Sarolangun.
Kegiatan itu dibuka oleh Asisten Administrasi Sekretariat Daerah Hazrian, SE, M.Si yang dihadiri oleh Kepala BKPSDM H A Waldi Bakri, S.IP, S.Sos, MM, Sekretaris BKPSDM Linda Novita, SH, Kabid Diklat Arif Sulistiyono, SE, para pejabat dilingkungan BKPSDM, para Widyaiswara dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jambi serta para peserta yang hadir.
Kabid Diklat Arif Sulistiyono, mengatakan bahwa diklat teknis pertanggungjawaban PPTK ini dilaksanakan selama empat hari dimulai pada 22 s.d 25 Juli 2019, yang diikuti peserta sebanyak 30 orang PPTK dilingkungan Pemkab Sarolangun.
“Narasumber terdiri dari Widyaiswara dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jambi dan Narasumber dari kantor jasa Akuntan PT Eriadi Fakhurrahman Medan,” katanya.
Kepala BKPSDM H. A. Waldi Bakri mengatakan bahwa pelaksanaan Diklat teknis ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan, setelah pertama kali dilaksanakan pada tahun 2018 yang lalu. Sehingga Diklat teknis pertanggungjawaban bagi PPTK ini secara keseluruhan sudah diikuti sebanyak 60 orang peserta.
Ia meminta agar para peserta untuk betul-betul mengikuti pelaksanaan Diklat ini untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas PPTK dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dalam melakukan pengelolaan keuangan daerah sehingga tidak ada lagi kebijakan-kebijakan pengelolaan keuangan di lingkungan organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak sesuai dengan prosedur dan regulasi yang ada.
“Berdasarkan Data yang ada pada tahun 2019, sampai dengan bulan juli 2019 sebanyak 128 orang ASN di lingkungan Pemkab Sarolangun juga telah di ikut sertakan dalam program pengembangan kompetensi dalam bidang pengelolaan keuangan melalui anggaran di masing-masing OPD,” katanya.
Sementara itu, Asisten III Hazrian, dalam sambutannya mengatakan bahwa pelaksanaan Diklat ini merupakan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat sistem pengelolaan keuangan daerah dan juga menjadi barometer kemajuan pengelolaan keuangan daerah.
“Menjadi PPTK itu tidak mudah, karena harus didukung oleh SDM yang berkualitas dan kompeten, maka diharapkan dengan Diklat ini dapat meningkatkan pemahaman terhadap tata kelola keuangan yang baik dengan tetap mengacu pada regulasi keuangan negara dan daerah yang berlaku sehingga seluruh PPTK yang ada di Kabupaten Sarolangun bisa berkualitas dan kompeten,” katanya.
Reporter : Husnil Aqili
Editor : Amarullah Koto

Leave a Reply

Next Post

LSM GERAK Indonesia Puji Kinerja Polres Sarolangun Berantas PETI

Sen Jul 22 , 2019
Sarolangun, Penajambi.com – Lembaga Anti Korupsi GERAK INDONESIA wilayah sumatera mendukung penuh Polres Sarolangun dalam pemberantasan tambang emas tanpa izin (PETI) yang semakin hari semakin merajalela di wilayah hukum Polres Sarolangun. Kegiatan penambangan emas tanpa ijin (PETI) ini memang harus diberantas tuntas mengingat selain menimbulkan kerusakan lingkungan, Aktivitas PETI ini […]