Meski Alami Keterbatasan Fisik, Alfiansyah Tetap Rekam KTP

Tampak Kadisdukcapil Sarolangun dan staf melakukan perekaman KTP E ke rimah Alfiansyah, (Penajambi.com/Wahid).

Sarolangun, Penajambi.com – Alfiansyah, seorang pemuda berusia 18 tahun, warga Desa Lubuk Sepuh, Kecamatan Pelawan, mengalami keterbatasan fisik dan mental, saat ini sudah memiliki administrasi kependudukan berupa KTP elektronik.
Hal itu setelah tim Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sarolangun, turun langsung ke kediamannya di Desa Lubuk Sepuh, belum lama ini untuk melakukan perekaman KTP karena sangat dibutuhkan.
Kadisdukcapil Sarolangun Helmi, Kamis (20/06), mengatakan bahwa memang pihaknya siap turun kelapangan melakukan perekaman kepada warga sarolangun yang mengalami cacat fisik dan mental atau kaum disabilitas.
Bahkan pihaknya, saat ini sudah membuka pelayanan khusus bagi kaum disabilitas di Kantor Dukcapil Sarolangun.
“Ketika kita melakukan pelayanan di kantor ada masyarakat yang memohon kepada dinas dukcapil, yang mau direkam tidak bisa datang, karena keterbatasan fisik dan mental, jadi kita putuskan untuk turun langsung ke rumahnya,” katanya.
“Kami menyiapkan loket khusus, disabilitas, bagi yang anggota keluarganya mengalami keterbatasan fisik anaknya atau yang lain, kami siap datang ke lokasi untuk melakukan perekaman dengan catatan bisa dilalui kendaraan roda empat, kemarin yang datang itu dari desa lubuk sepuh, berbatasan dengan desa pematang kolim,” kata dia menambahkan.
Helmi juga menjelaskan bahwa KTP elektronik Alfiansyah yang mengalami keterbatasan fisik dan mental tersebut, saat ini sudah selesai dicetak dan diberikan kepada orang tuanya.
Karena yang bersangkutan tentu butuh bantuan untuk bisa mengurus BPJS kesehatan karena akan sering berobat ke rumah sakit.
“Saat kita mau merekam, memang susah memotret beliau itu kemarin, tapi kita tetap lakukan yang terbaik. Jadi, kaum disabilitas ini kami buka loket dan lansia, orang sakit dan ibu hamil, kami wajib mendahulukan, jadi masyarakat yang menunggu harus memahami,” katanya.
Selain itu, jika memang ada data valid dari desa mengenai warga disabilitas yang belum memiliki KTP elektronik, pihaknya siap membantu dengan turun ke desa.
“Kalau seandainya data itu valid dan ada komunikasi desa, kita bisa merekam itu sekaligus kita kumpulkan. Kamikan sudah mulai berbenah itu sekarang, tapi kan butuh komitmen dengan dinas terkait, mudah mudahan kedepan bisa lebih baik, karena ini sangat butuh, untuk mengurus bpjs karena mereka sering berobat,” katanya.
Penulis : Wahid
Editor : Amarullah Koto

Leave a Reply

Next Post

Kasdam II Sriwijaya Tekankan Prajurit Kodim Sarko Peka Dengan Kondisi Masyarakat

Jum Jun 21 , 2019
Prosesi penyambutan kunjungan Kasdam II Sriwijaya di Makodim Sarko, (Penajambi.com/Husnil Aqili). Sarolangun, Penajambi.com – Kepala Staf Kodam (Kasdam) II/SWJ, Brigjend TNI Syafrial, PCS., M. Tr (Han) melaksanakan kunjungan kerja di Kodim 0420/Sarko dalam rangka memberikan pengarahan kepada Prajurit Kodim, Kamis (20/6/19). Dalam Kunjungan pertama di Kodim 0420/Sarko kali ini Kasdam […]