Pada Rapat Karhutla Di Sarolangun Tak Semua Perusahaan Hadir

1
Sarolangun, Penajambi.com – Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam waktu dekat ini akan melakukan pengecekan alat kelengkapan pemadam kebakaran di masing-masing perusahaan yang ada di Kabupaten Sarolangun.
Hal itu bertujuan untuk meningkatkan peran serta pihak perusahaan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Sarolangun.
“Saya minta kita semua ikut berpartisipasi bagaimana mengatasi wilayah kita masing-masing. Perusahaan saya minta agar peduli dengan kebakaran lahan dan hutan, ada api segera bantu,” kata Bupati Sarolangun Cek Endra dalam rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla, di Ruang Pola Kantor Bupati, Rabu (14/08/2019.
Cek Endra mengatakan bahwa Pemkab Sarolangun sudah meminta kepada seluruh perusahaan beberapa tahun terakhir agar memiliki alat pemadam kebakaran, seperti mobil pemadam kebakaran (tangki air), embung air khususnya bagi perusahaan perkebunan, serta peralatan lainnya.
“Untuk perusahaan baik perusahaan perkebunan, batubara, pabrik, akan segera kita cek semua kelengkapan alat pemadaman kebakaran. Saya minta pak Asisten buat surat edaran kepada perusahaan agar melengkapi itu, karena ini sudah kita minta bertahun-tahun,” katanya.
Sayangnya, pada rapat koordinasi penanggulangan karhutla ini, tidak dihadiri seluruh perusahaan. Hanya ada sejumlah perusahaan yang hadir, yang diwakili oleh para manager.
Tampak hadir dalam kegiatan Rakor Penanggulangan Karhutla tersebut, Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra, Wakil Bupati Sarolangun Hillalatil Badri, Dandim 0420/Sarko Letkol. Kav. Rohyat Happy Ariyanto, Waka Polres Kompol Atrizal, SH, Sekretaris Daerah Drs Thabroni Rozali, Para Asisten, Para Kabag, Para Kepala OPD, Para Camat, Para Lurah dan Kades, Manggala Agni serta sejumlah perusahaan selaku pihak swasta juga turut hadir.
(Nil)

Leave a Reply

Next Post

Ingatkan Camat dan Kades, CE: Jangan Moment Kebakaran Hanya Buat Selfie Saja

Kam Agu 15 , 2019
Sarolangun, Penajambi.com – Bupati Cek Endra menekankan agar para Camat, Lurah dan Kepala Desa untuk meningkatkan kepedulian di wilayahnya masing-masing untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Khususnya lahan milik masyarakat yang ingin membuka lahan baru dengan cara membakar. “Camat harus peduli dengan wilayahnya, saya tidak ingin melihat pak Dandim […]