Darul Rozi Staf Ahli: Hukum Harus Ditaati Bukan Untuk Ditakuti

Sarolangun, Penajambi.com – Untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap hukum dan perundang-undangan yang berlaku, berbagai upaya yang dilalukan pemerintah dan penegak hukum, diantaranya melalui sosialisasi dan penyuluhan yang hingga saat ini terus dilakukan.
Seperti Lomba Keluarga Sadar Hukum (KADARKUM) tingkat Kabupaten Sarolangun yang digelar oleh Bagian Hukum dan HAM Setda Kabupaten Sarolangun yang bekerjasama dengan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jambi, yang digelar di Aula Kantor Bupati Sarolangun, Rabu (17/07/2019) kemarin.
Lomba yang dilaksanakan Empat tahun sekali ini diberi tema “Dengan Lomba Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum), Kita Tingkatkan Pemahaman Masyarakat Terhadap HUKUM dan HAM di Kabupaten Sarolangun”.
Acara tersebut dibuka langsung bapak bupati sarolangun yang diwakili Staff Ahli bidang pemerintahan, hukum dan politik, Darul Rozi.
Dalam sambutannya, Ia menyampaikan bahwa program tentang hukum merupakan upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap hukum yang berlaku.
“Kurangnya kesadaran hukum masyarakat, bahkan kurangnya pemahaman terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, masyarakat kurang memahami apa yang menjadi hak dan kewajibannya masing-masing dalam hukum tersebut,” ucap Darul Rozi, dalam sambutannya.
Dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai hukum juga diperlukan beberapa langkah dan harus diiringi upaya pembinaan intensiv, sehingga menumbuhkan kesadaran untuk patuh dan taat kepada hukum.
“Hukum harus ditaati bukan untuk ditakuti, dan berlaku untuk semua pihak,” ucapnya lagi.
Sementara Kabag Hukum dan HAM Setda Sarolangun Ahmad Nasri melalui Kasubag Bantuan Hukum dan HAM Syahroni mengatakan, tujuan lomba ini guna memantapkan dan meningkatkan kesadaran hukum bagi masyarakat Sarolangun. Lomba KADARKUM diikuti oleh Sepuluh regu dari Sepuluh Kecamatan yang mana untuk juara pertama nanti akan mewakili Kabupaten Sarolangun di lomba KADARKUM tingkat Provinsi Jambi.
“Tapi untuk lomba kali ini hanya diikuti oleh Delapan Regu, yang mana regu yang menjadi juara pertama akan mewakili Sarolangun di lomba KADARKUM tingkat Provinsi Jambi,” kata Syahroni.
Syahroni juga mengatakan, jika dengan lomba ini nantinya peserta mampu mengimplementasikan terkait masalah Hukum dan HAM di tengah masyarakat.
Reporter : Amarullah Koto 
Editor : Husnil Aqili

Leave a Reply

Next Post

Segini Jumlah Anak Penderita Stunting Di Sarolangun

Ming Jul 21 , 2019
Sarolangun, penajambi.com – Jumlah angka penderita stunting di Kabupaten Sarolangun mengalami penurunan pada tahun 2018 yang lalu. Hal itu berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) pada Kementrian Kesehatan. Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Abdul Malik, SKm. M. Kes, Jumat (19/07) kemarin, bahwa […]