Panpel Konser Musik Band Kotak di Sarolangun Dikenakan Sanksi Adat.

Ketua RW 05 Lasdi, S.Pd, didampingi para ketua RT dilingkup Kelurahan Sarkam.

Sarolangun, Penajambi.com – Panitia Penyelenggara Konser Musik Band Kotak di Sarolangun akhirnya dikenakan sanksi Adat dari Lingkungan dan RT setempat.
Pasalnya, masyarakat merasa keberatan karena dianggap telah melanggar adat dikarenakan tidak ada koordinasi terlebih dahulu dengan pihak RT setempat.
Lasdi selaku RW 05, saat diwawancarai mengatakan bukan menolak acara konser musik tapi kami merasa keberatan.
“Bukan penolakan tapi ini kami merasa keberatan yang pertama sudah melanggar adat bagi kami, karena kato adat itu ‘main ngacau ngacau, mandi ngeruh ngeruh, rumah ba tuan ba tenganai’,” kata Lasdi.
“Salah awalnya koordinasi dengan Rt Rt. Awalnya saya juga tidak tahu saya masa bodoh lah, cuman Rt Rt merasa tidak senang karna sudah melanggar adat. Sebab kito Sepucuk Adat Serumpun Pseko namo negeri kito, jadi itu harus ditegakkan. Pasal konser saya tidak melarang,” katanya lagi.
Masih kata Lasdi, ada 2 hal yang dilanggar disini, pertama pelaksanaannya malam jumat, dan kedua tidak ada koordinasi.
“Jadi ada 2 hal yang dilanggar disini, pertama pelaksanaannya malam jumat seharusnya kita beramal malam jumat itu, kedua tidak koordinasi, kami selaku tuan rumah meraso punyo rumah, meraso punyo tenganai, tidak diberi tahu. Disitulah mereka kami kenakan sanksi adat,” katanya.
Sanksi adat tersebut berupa selemak semanis dengan potong Kambing dari hasil mediasi antara panitia penyelenggara dengan ketua RW 05, Ketua RT 14, RT 16, RT 17, RT 18 dan RT 21, di lingkup Kelurahan Sarolangun Kembang (Sarkam) Kabupaten Sarolangun yang digelar pada Kamis siang (08/08/2019) di rumah Ketua RT 14.
“Denda adatnya itu karena main ngacau ngacau, mandi ngeruh ngeruh, kemudian rumah ba adat ba tenganai, kami kenakan 1 ekor kambing, beras 20, kelapa 20, dan selemak semanis. Dendanya itu nanti sore harus dibayar,” jelas Lasdi.
Sementara Dodi Kelana Putra selaku penanggung jawab pelaksana mengaku bersalah dan telah melangkahi aturan adat dan siap memenuhi denda adat.
(Amar)

Leave a Reply

Next Post

CE Instruksikan Camat dan Kades Jaga Wilayah Masing-masing

Kam Agu 8 , 2019
Sarolangun, Penajambi.com – Bupati Sarolangun Cek Endra menghimbau kepada para Camat dan Kepala Desa, untuk menjaga wilayahnya masing-masing agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Sebab, saat ini kebakaran lahan sudah mulai marak terjadi di beberapa wilayah dalam Kabupaten Sarolangun, yang tentunya harus menjadi perhatian serius pemerintah Kabupaten Sarolangun. […]